Al-Qur’an Dan As-Sunnah Pendidikan Cerdas Dari Alloh SWT
Segala puji hanya bagi Alloh SWT, shalawat dan salam senantiasa
tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan seluruh
pengikutnya yang selalu mengikuti jalan petunjuk-Nya.
Setiap muslim senantiasa merasa lezatnya rukuk dan sujud, bahkan bagi
mereka yang berhati bersih dan bening mereka akan senang mengikuti cara
Rukuk dan Sujud Rasulullah SAW, dengan membaca 10 kali tasbih dalam
rukuknya. Contoh doa ruku’ misalnya Subhana robbiyal ‘adhim (Maha suci Alloh Tuhan yang Maha Agung) serta doa sujud misalnya Subhana robbiyal a’la (Maha suci Alloh Tuhan Yang Maha Tinggi).
Bagi mereka yang telah mencapai derajad bening hati, maka bacaan ruku
dan sujud tersebut sesuatu yang amat mengesan dan dilantunkan penuh
kecintaan hati untuk mengagungkan dan memuliakan Alloh Tuhan Semesta
Alam, Alloh Yang Maha Agung. Sehingga sholat yang dijalankan semakin
memberi rasa tenteram, bahagia, puas, dan lapang hati, hati yang puas
untuk memuji Alloh SWT. Tuhan semesta Alam.
Sungguh Alloh Dialah Tuhan semesta Alam yang Maha Pengasih dan Maha
Penyayang. Dan layak bagi manusia untuk banyak Memuji dan Mengagungkan
Alloh SWT. Karena memang Dia Alloh Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Semesta
Alam. Tuhan Yang Maha Besar dari segala yang besar. Besarnya Makhluq
semua adalah hasil ciptaan Alloh Yang Maha Besar.
Alloh SWT telah memberikan cakrawala yang luas tak terbatas kepada
umat manusia lewat Al-Qur’an dan juga memberikan petunjuk kepada manusia
lewat Rasulnya Muhammad SAW dengan As-Sunnah. Bahkan cakrawala hingga
batas tak terhingga sampai alam akherat, alam kelanggengan manusia.
Dalam bentuk penjelasan alam yang dekat Alloh SWT telah membuka
cakrawala aqal manusia untuk keajaiban tatanan Alam yang sangat besar.
Seperti firman-Nya
فَقَضَاهُنَّ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ فِي يَوْمَيْنِ وَأَوْحَى فِي كُلِّ سَمَاء أَمْرَهَا وَزَيَّنَّا السَّمَاء الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَحِفْظاً ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ ﴿١٢﴾
Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia
mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang
dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya
dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha
Mengetahui. (QS. 41:12)
وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاء الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَجَعَلْنَاهَا رُجُوماً لِّلشَّيَاطِينِ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ ﴿٥﴾
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan
bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar
syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.
(QS. 67:5)
Alloh SWT memberikan kesempatan kepada umat manusia untuk mengarungi ke dalam alam ciptaanya yang sangat luas, dengan firman-Nya
Alloh SWT memberikan kesempatan kepada umat manusia untuk mengarungi ke dalam alam ciptaanya yang sangat luas, dengan firman-Nya
يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ أَن تَنفُذُوا مِنْ أَقْطَارِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ فَانفُذُوا لَا تَنفُذُونَ إِلَّا بِسُلْطَانٍ ﴿٣٣﴾
Hai jama’ah jin dan manusia,jika kamu sanggup menembus
(melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat
menembusnya kecuali dengan kekuatan”. (QS. 55:33)
Pemberian kesempatan yang Alloh berikan kepada umat manusia, hingga jaman ini baru bisa dilakukan oleh bangsa-bangsa yang memiliki teknologi yang canggih. Berarti sebenarnya apa yang dikehendaki Alloh kepada Manusia agar manusia berani untuk belajar ilmu-ilmu yang canggih dan berani melihat tanda-tanda keagungan Alloh di segenap Alam Raya, Yang luas tak bertepi.
Alloh memberi kesempatan kepada manusia untuk menjelajahi Bumi, tentunya tidak hanya yang dipermukaaannya saja, bahkan yang terletak di dalam laut yang sangat dalam,manusia diperintah untuk melihat tanda-tanda keagungan Alloh di sana. Dan ternyata ilmu-ilmu yang canggih pula yang dapat sampai ke sana. Sehingga sebenarnya Alloh telah memerintah kepada manusia untuk Cerdas dalam hidup. Hidup untuk melihat tanda-tanda Keagungan dan Kemuliaan Alloh SWT di manapun.
Orang Cerdas, Apa yang Harus diutamakan
Alloh SWT memerintah manusia untuk melihat ke segenap ufuk alam untuk melihat tanda-tanda Kebesaran dan Keagungan Alloh SWT dan kemudian diperintah untuk selalu beribadah kepada-Nya.
Pemberian kesempatan yang Alloh berikan kepada umat manusia, hingga jaman ini baru bisa dilakukan oleh bangsa-bangsa yang memiliki teknologi yang canggih. Berarti sebenarnya apa yang dikehendaki Alloh kepada Manusia agar manusia berani untuk belajar ilmu-ilmu yang canggih dan berani melihat tanda-tanda keagungan Alloh di segenap Alam Raya, Yang luas tak bertepi.
Alloh memberi kesempatan kepada manusia untuk menjelajahi Bumi, tentunya tidak hanya yang dipermukaaannya saja, bahkan yang terletak di dalam laut yang sangat dalam,manusia diperintah untuk melihat tanda-tanda keagungan Alloh di sana. Dan ternyata ilmu-ilmu yang canggih pula yang dapat sampai ke sana. Sehingga sebenarnya Alloh telah memerintah kepada manusia untuk Cerdas dalam hidup. Hidup untuk melihat tanda-tanda Keagungan dan Kemuliaan Alloh SWT di manapun.
Orang Cerdas, Apa yang Harus diutamakan
Alloh SWT memerintah manusia untuk melihat ke segenap ufuk alam untuk melihat tanda-tanda Kebesaran dan Keagungan Alloh SWT dan kemudian diperintah untuk selalu beribadah kepada-Nya.
تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ وَإِن مِّن شَيْءٍ إِلاَّ يُسَبِّحُ بِحَمْدَهِ وَلَـكِن لاَّ تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّهُ كَانَ حَلِيماً غَفُوراً ﴿٤٤﴾
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih
kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan
memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka.
Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (QS. 17:44)
فِي بُيُوتٍ أَذِنَ اللَّهُ أَن تُرْفَعَ وَيُذْكَرَ فِيهَا اسْمُهُ يُسَبِّحُ لَهُ فِيهَا بِالْغُدُوِّ وَالْآصَالِ ﴿٣٦﴾ رِجَالٌ لَّا تُلْهِيهِمْ تِجَارَةٌ وَلَا بَيْعٌ عَن ذِكْرِ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاء الزَّكَاةِ يَخَافُونَ يَوْماً تَتَقَلَّبُ فِيهِ الْقُلُوبُ وَالْأَبْصَارُ ﴿٣٧﴾
Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan
untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan
waktu petang, (QS. 24:36)
laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat, dan membayarkan zakat.Mereka takut pada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (QS. 24:37)
Semua apa yang diperlihatkan oleh Alloh SWT kepada manusia adalah berujung kepada kecintaan, kebahagiaan, dan berserah diri, merendahkan diri untuk selalu tunduk patuh kepada Alloh SWT, pemilik seluruh Keagungan Dan Kebesaran.
laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, mendirikan shalat, dan membayarkan zakat.Mereka takut pada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (QS. 24:37)
Semua apa yang diperlihatkan oleh Alloh SWT kepada manusia adalah berujung kepada kecintaan, kebahagiaan, dan berserah diri, merendahkan diri untuk selalu tunduk patuh kepada Alloh SWT, pemilik seluruh Keagungan Dan Kebesaran.
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ ﴿٥٦﴾
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku. (QS. 51:56)
Ibadah kepada Alloh SWT, merupakan perpaduan antara perasaan Kehampaan Diri, perasaaan Kepatuhan Diri, Perasaan Kehinaan diri, dihadapan Alloh SWT, Tuhan yang telah memberikan segala nikmat dan Karunia. Dan tumbuhlah pula dalam hati manusia untk kemudian, taat menjalankan perintah Alloh dan menjauhi larangan Alloh, untuk mendapatkan kecintaan Alloh SWT. Tuhan Pencipta Segenap alam Raya, Tuhan pencipta dan pemelihara Semesta Alam
Ke hati-hatian Orang Cerdas dari Bujuk Rayu Syaiton
Segala perintah dan larangan Alloh adalah sesuatu wujud nyata kasih sayang Alloh SWT kepada umat manusia. Agar manusia selalu bisa dekat kepada Alloh dan bisa tetap tenteram, selamat, bahagia, di dalam hidupnya dimanapun.
Alloh SWT Tuhan yang Maha mengetahui akan segala ciptaannya, dan memberi tahu bahwa di sekeliling diri manusia ada makhluq ghoib tak kasat mata yang selalu mengajak manusia kepada jalan kebinasaan. Dan itu semua dijelaskan oleh Alloh dengan terang benderangdalam Al-Qur’an.
Ibadah kepada Alloh SWT, merupakan perpaduan antara perasaan Kehampaan Diri, perasaaan Kepatuhan Diri, Perasaan Kehinaan diri, dihadapan Alloh SWT, Tuhan yang telah memberikan segala nikmat dan Karunia. Dan tumbuhlah pula dalam hati manusia untk kemudian, taat menjalankan perintah Alloh dan menjauhi larangan Alloh, untuk mendapatkan kecintaan Alloh SWT. Tuhan Pencipta Segenap alam Raya, Tuhan pencipta dan pemelihara Semesta Alam
Ke hati-hatian Orang Cerdas dari Bujuk Rayu Syaiton
Segala perintah dan larangan Alloh adalah sesuatu wujud nyata kasih sayang Alloh SWT kepada umat manusia. Agar manusia selalu bisa dekat kepada Alloh dan bisa tetap tenteram, selamat, bahagia, di dalam hidupnya dimanapun.
Alloh SWT Tuhan yang Maha mengetahui akan segala ciptaannya, dan memberi tahu bahwa di sekeliling diri manusia ada makhluq ghoib tak kasat mata yang selalu mengajak manusia kepada jalan kebinasaan. Dan itu semua dijelaskan oleh Alloh dengan terang benderangdalam Al-Qur’an.
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوّاً إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ ﴿٦﴾
Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka
anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya
mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang
menyala-nyala. (QS. 35:6)
Dan Dia akan datang kepada orang-orang yang terus menerus membangkang kepada Alloh dan telah dikutuk oleh Alloh SWT
Dan Dia akan datang kepada orang-orang yang terus menerus membangkang kepada Alloh dan telah dikutuk oleh Alloh SWT
وَتِلْكَ عَادٌ جَحَدُواْ بِآيَاتِ رَبِّهِمْ وَعَصَوْاْ رُسُلَهُ وَاتَّبَعُواْ أَمْرَ كُلِّ جَبَّارٍ عَنِيدٍ ﴿٥٩﴾ وَأُتْبِعُواْ فِي هَـذِهِ الدُّنْيَا لَعْنَةً وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ أَلا إِنَّ عَاداً كَفَرُواْ رَبَّهُمْ أَلاَ بُعْداً لِّعَادٍ قَوْمِ هُودٍ ﴿٦٠﴾
Dan itulah (kisah) kaum ‘Ad yang mengingkari tanda-tanda
kekuasaan Tuhan mereka, dan mendurhakai rasul-rasul Allah dan mereka
menuruti perintah semua penguasa yang sewenang-wenang lagi menentang
(kebenaran). (QS. 11:59)
Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan (begitu pula) di hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya kaum ‘Ad itu kafir kepada Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum ‘Ad (yaitu) kaum Huud itu. (QS. 11:60)
Manusia yang telah diberi kecerdasan dan kemuliaan oleh Alloh, bila tidak mau mengikuti jalan petunjuk Alloh dan mengikuti syaitan, maka aka diajak oleh syaitan kepada jalan yang dimurkai dan dikutuk oleh Alloh SWT.
Bukan kecerdasan aqal saja yang dibutuhkan namun disamping cerdas, yang lebih dikedepankan lagi adalah perasan tunduk, takut dan taqwa kepada Alloh SWT
Dan mereka selalu diikuti dengan kutukan di dunia ini dan (begitu pula) di hari kiamat. Ingatlah, sesungguhnya kaum ‘Ad itu kafir kepada Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum ‘Ad (yaitu) kaum Huud itu. (QS. 11:60)
Manusia yang telah diberi kecerdasan dan kemuliaan oleh Alloh, bila tidak mau mengikuti jalan petunjuk Alloh dan mengikuti syaitan, maka aka diajak oleh syaitan kepada jalan yang dimurkai dan dikutuk oleh Alloh SWT.
Bukan kecerdasan aqal saja yang dibutuhkan namun disamping cerdas, yang lebih dikedepankan lagi adalah perasan tunduk, takut dan taqwa kepada Alloh SWT
وَمِنَ النَّاسِ وَالدَّوَابِّ وَالْأَنْعَامِ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ كَذَلِكَ إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاء إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ ﴿٢٨﴾
Dan demikian (pula) diantara manusia, binatang-binatang melata
dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan
jenisnya).Sesungguhnya yang takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya,
hanyalah ulama.Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
(QS. 35:28)
مَنْ خَشِيَ الرَّحْمَن بِالْغَيْبِ وَجَاء بِقَلْبٍ مُّنِيبٍ ﴿٣٣﴾
(Yaitu) orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sedang
Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang
bertaubat,” (QS. 50:33)
إِنَّ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِالْغَيْبِ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ ﴿١٢﴾
Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak
tampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang
besar. (QS. 67:12)
SUMBER : DISINI
Hidup manusia di dunia adalah hidup untuk selalu dalam beriman dan beramal sholih, hidup dengan melihat tanda-tanda keagungan dan kebesaran Alloh dan disertai dengan Rasa Taqwa. Alloh Dialah Tuhan yang menghendaki manusia untuk selalu selamat dan bahagia di dunia dan di akherat dengan berpegang kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Wallohu a’lam
SUMBER : DISINI

0 comments: